Teacher Training To Japan

ONE HEART, ONE SPIRIT, TO INSPIRE

GAGAL itu SUKSES

『失敗は初めの一歩』(shippai wa hajime no ippo), sebuah kotawaza (peribahasa Jepang), yang kurang lebih artinya adalah “Gagal itu adalah 1 langkah awal – menuju sukses”.

Pertama kali mendengar ungkapan ini dari guru ekstra Bahasa Jepang di SMA, aku tidak begitu faham. Kala itu, aku gagal di lomba pidato Bahasa Jepang tingkat SMA se-Jatim. Disusul tahun berikutnya aku pun kalah di lomba dikte, menulis huruf kana.

“Ah, guruku ini hanya menghiburku aja. Mungkin maksudnya supaya aku tidak terlalu sedih. Tetap saja, yang namanya kalah, tidak berhasil, adalah GAGAL.” Gagal ga ada kaitannya dengan berhasil. GAGAL adalah lawan kata SUKSES. Begitu yang kupikirkan.

Namun, ketika aku flashback masa lalu, aku mlihat ada banyak gagal yang tlah kulalui, iringi berbagai kesuksesan.

  1. Sewaktu SD, aku pernah gagal mewakili lomba cerdas cermat IPS tingkat kecamatan. Namun juara 1 jambore pramuka se-kecamatan.
  2. Ketika SMP, aku pernah gagal masukkan naskah cerpen ke mading sekolah, namun artikelku dimuat di koran lokal dan majalah anak.
  3. Kala SMA, aku pernah juga gagal lomba pidato Bahasa Jepang se-Jatim, namun masuk TOP-10 Lomba Karya Tulis Ilmiah se-JawaBali.
  4. Saat kuliah, aku pun pernah gagal apply beasiswa study 2 minggu ke Jepang dan ke Asia Pacific Univ (APU). Pernah gagal juga di tahap akhir beasiswa monbukagakusho “japanese study”, Namun aku bisa 1 tahun belajar gratis di Nagoya Univ dengan beasiswa Jasso.
  5. Saat menjadi guru, aku pernah gagal apply beasiswa training guru selama 6 bulan ke Jepang, namun sekarang aku bisa ikut training ke Jepang selama 1,5 tahun bersama keluarga.

Andai aku mogok menulis setelah naskah ditolak redaktur majalah dinding di SMP-ku, maka bisa jadi aku tidak bisa menulis naskah pidato, menyusun karya tulis ilmiah, dan menulis buku motivasi bersama suami.

Andai aku berhenti belajar bahasa Jepang, enggan mencoba lomba pidato bahasa Jepang lagi, maka bisa jadi aku tidak pernah naik pesawat ke Jakarta dan menginap di hotel berbintang. Apalagi sampai pergi ke Jepang.

Sekarang aku tahu, aku faham. Bahwa jalan sukses itu bukan seperti garis lurus miring ke atas. Melainkan zig-zag. Naik-turun-naik-turun, menuju atas.

Gagal kecil itu adalah tempat kita berlatih, ditempa, yang akan jadikan kita kuat hingga bisa berjuang menuju atas. Justru dengan gagal, kita jadi sukses dan berhasil tahu bahwa : 1). Cara yang kita ambil itu belum tepat, kita harus cari alternatif lain atau 2). Cara kita sudah tepat, hanya saja belum maksimal.

Gagal itu penting untuk pertumbuhan kekuatan dalam diri kita. Yang terpenting adalah tidak pernah berhenti mencoba menuju yang lebih baik. GAGAL itu bukan lawan kata SUKSES. Gagal itu, termasuk salah satu proses menuju sukses.

So, never STOP when you failed. Karena sekali kamu gagal dan STOP berusaha, maka saat itulah SUKSES benar-benar pergi darimu.

About Kuma

Mantan pegawai. EO sekaligus manager di CV. Kreasi Presentasi (www.KreasiPresentasi.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on July 10, 2014 by in Bahasa Jepang, Istikumayati and tagged , , .
TT 2013 Returning HomeMarch 25th, 2015
Jalan-jalan, makan-makan, foto-foto... Eh, Lulus!!!
TT 2014 Returning HomeMarch 30th, 2016
We will always cherish the lesson you have thought us

Kategori Artikel

Arsip

%d bloggers like this: