Teacher Training To Japan

ONE HEART, ONE SPIRIT, TO INSPIRE

Benri (便利)

Artikel oleh  Kurnia Atiullah, TT 2012, Tokushima University

Ada pameo yg berlaku disini, antara saya dan teman2 ketika harus berhadapan dengan masalah membuka kemasan produk Jepang, apapun itu. Bukan hanya produk, tapi semua peralatan ataupun perkakas hasil karya orang2 Jepang ini. Pameo itu berbunyi ” Jika anda kesulitan membuka kemasan/alat/perkakas apapun disini, maka yang bermasalah sesungguhnya adalah ANDA, bukan BARANGnya”

Mengapa demikian? Karena rupanya orang-orang Jepang ini sangat perhatian dengan nilai produk yang praktis dan tidak menyulitkan. Istilahnya adalah “benri (便利)” yang artinya handy, useful, convenient. Dengan kata lain, produk apapun, hingga dari yg sesepele dan kecil spt bungkus saos sachet, atau kemasan coklat yang kecil2, semua MUDAH dibuka.

Jadi, pastikan jaga diri jangan sampai terlihat BODOH dengan membuka sesuatu by force, ngotot, berkeringat, apalagi menggunakan gigi , karena sebenarnya klo kita teliti dan cari dulu petunjuk bukanya, akan sangat mudah, bahkan gunting pun tak perlu digunakan.

Tempat/titik untuk membuka biasanya ditandai dengan tercetaknya kata “open”, atau 切る(potong), atau garis merah saja, atau gambar gunting ( klo tdk begitu tebal, meski bergambar gunting bisa dibuka dg tangan).

Khusus untuk pembuka tutup kaleng untuk corned dsb, biasanya ada tuas yg bisa ditarik dg mudah dn tidak mudah patah. Begitu juga untuk kemasan botol plastik untuk minyak goreng, misalnya ( Ah, sama ya, di Indonesia juga ). Gk tau sih, waktu itu pas ada acara masak2 bersama, tutup botol kecap dan saos dari rumah ketika mau dibuka malah putus n terpksa minta bantuan teman laki2…

Naah, untuk onigiri (nasi kepal Jepang), bungkusnya benar2, Subkhanallah! Jangankan saya, lha wong teman yg asli org Jepang sndiri jg heran kok ya ada org yg punya ide seperti itu. Pendeknya, onigiri spesial karena plastik pembungkusnya dilipat sedemikian rupa yang akan terbuka dengan cantik tanpa memporak porandakan tatanan isinya dengan mengikuti petunjuk angka untuk membuka 1, 2 dan 3.

Untuk menyadari itupun saya sendiri butuh ditegur langsung oleh orang Jepang ketika di awal kedatangan, membuka onigiri dengan asal Brat! Bret! yg membuat isinya berantakan menyedihkan. Ibu2 yg menyaksikan “kelakuan”ku rupanya geregetan dan langsung menawarkan memberi contoh membuka dg benar , malu sumpah!

Hmm, Jepang dengan produknya, menurut saya, patut ditiru dalam teguhnya berprinsip “Yassir wa la tu’assir” mudahkan, jangan mempersulit. Sekaligus kreasi pikir mereka yang seringkali mengejutkan dan menunjukkan begitulah menggunakan “akal” yg dengannya manusia dilebihkan atas makhluk yg lain.

One comment on “Benri (便利)

  1. Arum
    February 12, 2014

    Pernah lihat yng kayak gitu pak di acara TV Channel Jepang yang ditayangkan oleh salah satu stasiun TV di indonesia, sampe bengong sendiri melihatnya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on February 8, 2014 by in kurnia atiullah, Pengalaman Sehari-hari, Pokoknya Cerita!, TT 2012, unik and tagged , , , , , , .
TT 2013 Returning HomeMarch 25th, 2015
Jalan-jalan, makan-makan, foto-foto... Eh, Lulus!!!
TT 2014 Returning HomeMarch 30th, 2016
We will always cherish the lesson you have thought us

Kategori Artikel

Arsip

%d bloggers like this: