Teacher Training To Japan

ONE HEART, ONE SPIRIT, TO INSPIRE

Daycare di Jepang

Di jepang, ada 2 jenis pra-sekolah. Yang pertama adalah TK (youchien) umum untuk usia 4-6 tahun dan yang kedua adalah Tempat Penitipan Anak (TPA) atau daycare (hoikuen) untuk usia 0-6 tahun. Perbedaannya, tk jam operasionalnya dari jam 9.00-14.00 sedangkan TPA dari jam 7.00-18.00.

Saat ini, saya akan membahas bagaimana masuk TPA atau hoikuen. Pendaftaran untuk hoikuen dilakukan di kantor kecamatan setempat (city office atau shiyakusyou) di bagian kesejahteraan anak. Awal tahun ajaran dimulai pada tgl 1 april, dan pendaftaran biasanya dimulai sejak bulan desember. Atau jika tempat tersedia, dapat juga masuk di tengah tahun pelajaran.

Saat mendaftar, perugas akan menunjukkan lokasi-lokasi daycare yang tersedia berikut dengan kapasitas data tampungnya. Kalau masuk di tengah tahun pelajaran, petugas akan mencarikan lokasi yang masih tersedia. Setelah itu kita akan mengisi formulir data diri dan jadwal aktifitas orangtua serta 3 pilihan daycare yang diinginkan. Untuk proses pendaftaran ini, sebaiknya ditemani oleh seorang yang dapat berbahasa Jepang karena akan banyak penjelasan yang cukup kompleks. Kita juga akan diminta melengkapi dokumen-dokumen sebagai berikut:

  1. Paspor orangtua dan anak
  2. Surat keterangan yang menjelaskan status anak (akte kelahiran, kartu keluarga atau paspor)
  3. Surat keterangan aktifitas orangtua (jika mahasiswa berupa surat keterangan sebagai mahasiswa dri kampus dan jika bekerja berupa surat keterangan karyawan dari perusahaan). Jika salah satu orangtua berada d Indonesia, diperlukan juga surat keterangan dari indonesia.
  4. Surat keterangan penghasilan (surat keterangan jumlah beasiswa dari kampus bagi penerima beasiswa)

Setelah itu, pada waktu yang ditentukan petugas akan mengumumkan daycare yang menerima kita. Setiap calon siswa akan diranking tergantung urgensinya. Usia 0-2 tahun termasuk sulit, karena daya tampung yang lebih sedikit sehingga persaingannya sangat ketat. Usia 3 ke atas daya tampungnya lebih banyak.

Pada saat saya mendaftar, posisi suami masih bekerja di indonesia sehingga status saya dinilai cukup urgen untuk bisa masuk ke daycare. Menurut petugas, surat keterangan bekerja dari Indonesia akan sangat membantu agar anak saya dapat diterima. Selain itu, pada saat mendaftar saya masih tinggal di asrama dan baru akan pindah setelah mendapatkan daycare. Jadi lokasi rumah saya mengikuti lokasi daycare. Cara ini lebih efektif, karena mencari apartemen (apato) lebih mudah daripada mencari daycare. Bagi orangtua, tidak terlalu masalah jika posisi rumah agak jauh dari kampus atau tempat kerja. Tapu bagi anak, akan agak sulit jika posisi rumah jauh dari daycare, terutama saat musim dingin.

Biaya daycare akan diperhitungkan berdasarkan penghasilan kita. Bagi yang tidak bekerja atau hanya menerima beasiswa, semua biaya gratis karena dianggap tidak berpenghasilan.

5 comments on “Daycare di Jepang

  1. Novianti Islahiah
    May 12, 2016

    Assalamualaikum..bu. Saya ingin ngobrol2 dg ibu tentang hokuen d jepang. Krn in sya Allah oktober ini saya mulai studi d sana. Dan anak saya br usia 6 bulan. Sementara suami tdk bs ikut krn kerja d indonesia. Mhn infonya bu. Saya cr d fb…bingung akun ibu yg mana. Trims.

  2. ina lestari
    March 16, 2014

    aslm bu Farrah, sy ingin byk bertanya ttg TT dan Univ serta day caredsana. saat ini sy msh mengikuti seleksi berkas tahap akhir. mohon infonya dan dtunggu kabarnya y bu. terima kasih….wslm

    ina lestari

    • Farrah Dina
      March 18, 2014

      Bu Ina, silahkan kontak saya saja… Bisa di fb dengan akun Farrah Dina, selanjutnya kita bisa diskusi lebih jauh lewat japri 😃

  3. Arum
    January 10, 2014

    Ass Bu Farah. Perkenalkan nama saya Arum Wika Mumpuni. Saya adalah guru SMK N 1 Cangkringan. Saya juga tertarik untuk mengikuti program Teacher Training ke Jepang. Bolehkah kita sharing tentang cara mendaftar program ini terutama tentang cara melapor dan menyerahkan fotocopy formulir pendaftaran ke BLKN Kemendikbud bagi PNS? Terimakasih. Wss.

    • Bu Farrah
      January 12, 2014

      Wa ‘alaikum wr wb… Ayo bu, mendaftar. Kalo ada yg bisa saya bantu, insya Allah saya usahakan utk bantu bu… Tp untuk administrasi PNS saya tdk paham bu, krn saya bukan PNS. Mungkin teman2 lain yang PNS ada yang bisa bantu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 23, 2013 by in Pengalaman Sehari-hari, Wahyu Farrah Dina and tagged , , , , .
TT 2013 Returning HomeMarch 25th, 2015
Jalan-jalan, makan-makan, foto-foto... Eh, Lulus!!!
TT 2014 Returning HomeMarch 30th, 2016
We will always cherish the lesson you have thought us

Kategori Artikel

Arsip

%d bloggers like this: