Teacher Training To Japan

ONE HEART, ONE SPIRIT, TO INSPIRE

Biaya Hidup Mahasiswa di Chiba

Disclaimer: 

Versi yang akan saya tulis di sini adalah versi hemat ya, dalam artian saya selalu masak setiap hari, membawa bento ke kampus, dan hanya makan di luar sesekali saja. porsi jalan2 pun lebih banyak dilakoni dengan sepeda dibandingkan naik kereta atau bus, dan belanja baju hanya dibatasi seputaran uniqlo diskonan saja, maklum masih punya tagihan KPR di Serpong nun jauh di sana🙂
——-*——-

Mungkin banyak teman-teman yang butuh informasi mengenai biaya hidup ini, siapa tau ada yang mau melanjutkan kuliah di sini kan ya.  sebagai catatan, penerima beasiswa monbukagakusho seperti ini setiap bulannya akan menerima uang sebesar JPY 145.000, sedangkan untuk jalur doktoral, besarnya JPY 146.000. Nah uang ini terserah deh mau dihabiskan seperti apa, karena sebagai penerima beasiswa, kita tidak perlu pusing lagi dengan tuition fee. jadi uang 145 ribu itu khusus dialokasikan untuk akomodasi, buku, dan biaya hidup.

Oia uang beasiswa ini akan kita terima setiap akhir bulan, jadi berhubung kami datang di awal bulan, ya mau tidak mau harus membawa uang saku sendiri dulu🙂   *kalau untuk beasiswa hitachi nampaknya mendapatkan settlement fee untuk biaya hidup di awal, tapi ya seleksinya juga susah bener, ceu…* Berhubung sudah 3 minggu tinggal di sini, jadi saya sudah bisa mengkalkulasikan kebutuhan hidup selama sebulan. Ini adalah patokan harga yang ada inage, chiba. kota kecil di sebelah barat daya tokyo,  yang mana mungkin biaya hidupnya agak lebih murah dibanding tokyo.

Akomodasi:

Saya mengambil family room karena bulan depan anak-anak dan suami akan datang (yeaayy!) jadi admission fee yang harus saya bayar di awal adalah JPY 40.000, sedangkan untuk biaya sewa per bulannya JPY 30.000.  Apabila tidak berencana mengajak keluarga, sebaiknya ambil yang single room saja, admission fee hanya JPY 15.000 dan biaya sewa per bulan JPY 15.000. Admission fee tidak akan dikembalikan di akhir masa sewa, sedangkan masa sewa yang diperbolehkan adalah 1 tahun, setelah itu mahasiswa diwajibkan keluar dari dorm dan mencari apato sendiri.  Untuk kasus saya, karena masa studi saya adalah 18 bulan, jadi saya diperbolehkan tinggal di dorm sampai akhir masa studi🙂  Untuk apato, saya kurang paham juga ya harga sewanya, tapi kalau tidak salah berkisar 35-50rb/bulan untuk kondisi kamar keluarga.

Utilities
Kondisinya:
Lampu yang saya nyalakan tiap malam ada 2, lampu kamar dan lampu ruang tengah, saya takut gelap soalnya🙂 Kulkas 24 jam menyala, laptop digunakan 3-4 jam per hari.  Dengan kondisi di atas saya harus membayar JPY 1200. Sedangkan untuk air dan internet saya belum terima tagihannya, tapi ada info dari teman, untuk ketiga tagihan di atas, siapkan dana sebesar JPY 4000

Insurance
Waktu awal masuk ke kampus, kami diwajibkan membayar asuransi sebesar JPY 1340, nah masalahnya waktu itu saya lupa menanyakan apakah ini untuk satu semester atau satu tahun🙂 Sedangkan untuk national health insurance, saya diwajibkan membayar JPY 1500/bln

Biaya buku dan telepon
Untuk semester ini, buku yang harus saya beli sebesar JPY 5400, sedangkan tagihan iphone 5 + paket full internet sebesar JPY 6755/bln

Transportasi
Untuk mahasiswa di jepang, ada baiknya mengendarai sepeda saja karena ini bisa sangat menghemat pengeluaran kita. Nah sepeda ini biasanya kita dapatkan secara cuma-cuma dari senior yang akan pulang ke indonesia. Yang jadi masalah, kami datang di bulan september, yang mana bukan musimnya mahasiswa lulus dan pulang ke kampung halaman, jadi mau tidak mau kami harus membeli sepeda sendiri🙂 Bisa sih menunggu sampai maret di mana banyak yang pulang, tapi ya gitu deh berarti sampai maret harus ke mana2 naik kereta atau jalan kaki :)oia sepeda ini nantinya bisa kita bawa ke indonesia kok, menurut mbak fety ada orang indonesia yang memiliki usaha shipping dari jepang ke indonesia. Harga sepeda di chiba bervariasi, sepeda baru yang paling murah rasanya JPY 9980 ini. Mungkin kalau sedang ada bazaar di kampus bisa lebih murah lagi.

Berhubung saya berencana membawa anak, jadi saya harus membeli sepeda yang bisa dipasangi dudukan anak, sedangkan sepeda di atas tidak bisa dipasangi kursi anak, jadi mau tidak mau membeli sepeda seharga JPY 19800 + dudukan anak JPY 4800

So far ini yang paling menyita uang saku saya hahaha…  tapi memang rencananya nanti mau dibawa pulang ke indonesia, jadi anggap saja investasi🙂

mamachari!

Biaya printilan untuk kamar
Berhubung sudah mau masuk winter, jadi hal penting yang harus dibeli adalah futon, saya beli di supermarket aeon sebesar JPY 6000. Kemudian saya juga membeli panci untuk memasak nasi, sapu, pel, lap dapur, keset, ember, detergen, cairan untuk pel, sabun cuci piring, peralatan bento, yang kalau ditotal kurang lebihnya JPY 8000.

oia untuk belanja barang-barang ini, ada baiknya kita membelinya di daiso atau toko 100 yen lainnya, bisa menghemat jauh sekali kalau dibandingkan kita belanja di supermarket biasa. 

Belanja bulanan
Berhubung waktu di indonesia sudah terlatih jadi menteri keuangan rumah tangga🙂  Jadi ketika di sini pun saya terbiasa untuk memilah-milah belanjaan menjadi belanja bulanan dan belanja mingguan. Cukup sadar diri punya penyakit maag, jadi soal makanan ini saya ga bisa asal main irit🙂  Saat baru datang 3 minggu yang lalu, saya langsung membeli bahan makanan dasar sebagai berikut :

beras 5 kg JPY 1780
minyak goreng 1 L JPY 258
telur isi 16 JPY 298
saus tiram JPY 198
bawang bombay isi 3 JPY 198
bawang putih isi 2 bonggol JPY 138

Nah kesemua bahan di atas, sampai dengan hari ini belum ada yang habis🙂

beras baru terpakai 1/4 nya,
telur sisa 5 butir,
minyak goreng bisa dibilang hanya terpakai beberapa sendok makan saja
saus tiram terpakai separuh,
begitupun dengan bawang2an.

Belanja mingguan

roti tawar JPY 128 *pernah dapet yang diskonan jadi JPY 68 saja :p*
nutella JPY 398
ayam fillet JPY 298
kiwi isi 4 JPY 498

untuk buahnya, selain kiwi, 3 minggu ini saya membeli pisang 3 butir JPY 198 dan anggur JPY 298. Sedikit tips dari saya, untuk daging dan ikannya, biasanya saya membelinya di atas jam 7 malam karena menjelang toko tutup, harga bahan makanan segar akan didiskon 30-50%🙂

tips lain, ada baiknya kita jeli melihat rak bertuliskan SALE.  Biasanya untuk makanan yang expiry datenya sudah dekat, akan didiskon sebesar 50% juga

Dengan pola belanja seperti ini, biasanya setiap minggu saya menghabiskan JPY 600-1000, dan dengan budget segitu saya sudah bisa sarapan, membawa bento, dan makan malam dengan standar yang cukup bergizi🙂

semuanya saya ambil dari rak SALE, masing-masing seharga JPY 98,
lumayan, bisa dipakai untuk bento 4 hari🙂
 
untuk sayurannya, biasanya setiap hari saya membeli salad seharga JPY 150-200 di kantin kampus. ga boleh sakit kan ya….

oia saya juga seringkali tergoda cemilan-cemilan yang tidak ada di indonesia. favorit saya matcha milk ini🙂

dan juga beberapa snack yang biasanya saya beli di daiso, jadi saya cukup mengeluarkan JPY 105 untuk satu item snack🙂 Dengan budget di atas, bisa diintip menu makan saya sehari-hari sebagai berikut:

 

Tetap nikmat kan🙂 lalu apakah sama sekali ga makan di luar? ya tetep lah jajan sesekali, biasanya karena diajak teman.
untuk makan di resto sushi, saya menghabiskan JPY 680 :

resto ramen JPY 350
resto thai JPY 750
McD JPY 450
KFC JPY 690

mahal ya, jajan di Jepang ini🙂

Belanja baju
Yah namanya juga perempuan, pasti gatel liat baju lucu-lucu di uniqlo🙂

untuk harga jegging di uniqlo JPY 1290
sweater kasmir JPY 1990
heat tech JPY 990
kaos-kaos polos diskonan JPY 790

Untungnya saya mendapat banyak hibahan sweater2 bagus dari ibu pelatih angklung, jadi lumayan deh kemaren itu cuma beli heat teach 2 buah dan kaos diskonan 1🙂

Belanja kosmetik
Kebetulan kebutuhan kosmetik dan toiletries sudah saya bawa dari indonesia, kemarin itu hanya tergoda membeli krim muka seharga JPY 1580 karena setiba di sini kulit saya jadi super kering dan jerawat keluar semua🙂

Biaya jalan-jalan

untuk pergi ke tokyo, biaya yang dibutuhkan dari tempat saya adalah JPY 1000 PP.
untuk ke gereja meguro, tempat di mana ada misa bahasa indonesia, JPY 1600 PP.
tokyo banana isi 4 JPY 470
minuman dingin di vending machine rata2 JPY 150

nah sepertinya 3 minggu ini hanya biaya-biaya ini yang saya keluarkan, jadi mungkin untuk yang membutuhkan, bisa dikira2 sendiri berapa biaya yang diperlukan untuk hidup dengan damai di chiba🙂

selamat berhitung!

 

sekar wulan avatar

 

Sekar Wulan Prasetya, TT 2013
Binus International School, Serpong

3 comments on “Biaya Hidup Mahasiswa di Chiba

  1. hesty
    January 23, 2014

    kalo baru tiba di sana, apa saja yang harus disiapkan yah…

  2. tya
    October 19, 2013

    hi chiko,

    thank u for your info… wah lumayan ya kl cuma 5rb an… saya ga ngeh loh soal diskon2 itu hihihi…

    iya indomie 98 yen ya…

  3. Chiko
    October 16, 2013

    Salam kenal mbak Sekar, saya Chiko yang ada di Kokusai Koryu Kaikan juga. Kita ketemu semalem di seikatsu guidance. Wah saya juga Binus mbak, tapi mahasiswa Binus University di Kemanggisan.

    Cuma pingin nambahin aja, itu biaya iPhone 5 mbak Sekar 6755 yen itu sepertinya hanya untuk bulan pertama. Bulan kedua akan menjadi 5075 (atau 5500-an kalau mbak pakai insurance) karena dipotong 1680yen per bulannya sebagai “monthly discount”.

    Mengenai makanan, Indomie juga dijual di supermarket Aeon kok mbak. 90 yen satunya. Lumayan deh ya haha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 14, 2013 by in Pengalaman Sehari-hari, Sekar Wulan Prasetya and tagged , , , .
TT 2013 Returning HomeMarch 25th, 2015
Jalan-jalan, makan-makan, foto-foto... Eh, Lulus!!!
TT 2014 Returning HomeMarch 30th, 2016
We will always cherish the lesson you have thought us

Kategori Artikel

Arsip

%d bloggers like this: