Teacher Training To Japan

ONE HEART, ONE SPIRIT, TO INSPIRE

Mengubah Bahasa Win Vista/7 Nihonggo Jadi English

Hari ini saya menemani Tanjim-san, anak baru tetangga di asrama asal Bangladesh menjelajahi toko sekitar kampus mencari kabel monitor dan kabel power. Ceritanya begini saudara – saudara.. Tanjim-san ini sejak pertama dateng susah banget ngontak keluarganya karena ngga bawa komputer. Pas dia online via komputer tetangganya seorang Indonesiajin yang baik hati, keluarganya ngga online, masalah timing ini rumit juga. Setelah tanjim-san punya HP dan beli ICC (International Calling Card) ternyata 2000 yen habis bablas kurang dari 5 menit. Sedih, gamang, dan gundah gulanalah kucingtetangga depan kamar saya ini. Nah, dua hari lalu dia dapet pinjeman PC dari Fuad-san (Bangladesh) dan kemarin kita udah cek ternyata wifi di kamar sinyalnya nyampe ke kamar dia, muncullah secercah harapan, seberkas asa, dan sepercik semangat untuk menghidupkan itu PC supaya Tanjim-san bisa melepas rindu dan mengomunikasikan kangennya. ” Ashari-san could you help me tomorow to find the cable ? ” tanya tanjim-san dengan mata bulatnya ala kucing yang merajuk. Sebagai Indonesiajin yang dikenal selalu membantu dan tentunya tau seluk beluk recycle shop dan tempat-tempat murah lainnya, tentunya permintaan ini saya setujui ” ok, lets go at 10 “.

First stop : Daiso 100 yen yang besar, ternyata feeling meleset.. ngga ada barangnya. 2nd Stop : Inai Home Centre kebeneran lokasinya deket, ternyata meleset lagi.. barangnya ada tapi harganya mahal banget 1.700 yen padahal itu kabel monitor doang !! urusan gini Indonesia emang lebih ok deh. 3rd Stop : Mesjid, bukan mau nyolong kabel lho ya ! tapi waktunya mepet ke ashar jadi sholat dulu di mesjid depan kampus sambil memandangi para mahasiswi yang lalu lalang. Dari mesjid kami lanjut ke Daisho 100 yen yang kecil, siapa tau aja ada dan ternyata ngga ada juga. Last stop dan jurus pamungkas : Toko komputer ‘Good Will’ yang punya section khusus komputer 2nd, kadang kalau beruntung ada barang yang bagus dan harganya bener – bener menggoda iman deh. Dan akhirnya kami temukan juga hal yang selama ini kami cari TAPI kabel power 1.400 yen dan kabel monitor 1.700 yen, dan kabel second barangnya kosong. Pilihannya : nyari kabel di tempat daur ulangnya kampus (tempat kampus buang elektronik) tapi sayangnya baru 4 hari yang lalu dikosongin sama kampus jadi harus nunggu, beli kabel ini, atau bersabar sampai nemu kabel murah.

Sony-Vaio-Pink-VPCEA22FXP-pxpark3But ashari-san, i have to buy it today ! “. Wah tanjim-san udah kena malarindu akut ternyata. Jadi saya menyarankan, yuk kita liat komputer second. Compu second yang paling murah harganya 8.500 yen : desktop, dualcore, memori 1MB, HD 120GB, Vista, built in jepang, bodynya juga seksi mulus tanpa gores, boleh juga nih.. tanjim-san sepertinya puas. Sesaat kemudian, terasa ada sesuatu yang memanggil kami dari rak kedua lorong laptop. Weis, laptop pink seksi sony vaio corei2, 4 GB memory, vista home premium, dengan lekuk body yang sensual pasang harga 24.900 yen. Tergoda, saya lihat spesifikasinya, raba bodynya ari atas sampai bawah, dan terawang nomer serinya wah harga segitu cocok nih, ngga akan dapet harga segitu di Indonesia. Kalau nggak kuat iman dan ingat bahwa di kamar asrama laptop Axioo Neon setia menunggu saya pulang, mungkin udah saya beli si pink seksi ini.  Begitu saya komunikasikan eksistensi si pink kepada tanjim-san, instantly , dia kena love at first sight, tepar menggelepar di lantai keramik putih toko komputer.

Ashari-san, i want to buy this one, i want to buy it now, lets go back to dormitory and get my money then buy this one today ! ” Wah kalau udah gini susah dilarang, akhirnya saya merestui hubungan mereka. Setelah mendiskusikan dengan sang besan (kasir toko) dan diskusi panjang lebar tentang garansi dimana saya kebanyakan bilang “hai, hai, 80 % pura-pura ngerti” terjadilah ijab kabul bahwa kini vaio pink hanya milik Tanjim-san seorang. The problem is : vaio pink cuma bisa bahasa jepang dan diajak pakai bahasa tubuh dia nggak merepon.  “Ashari-san could you help me change the language ? “.

Ide awal : ubah aja bahasanya pake language pack (LP), that should do the trick. Paling parah fresh install vista atau install OS lain. Searching dan tanya sama sesepuh google akhirnya nemu bahwa Vista Home Premium ga bisa otomatis ganti bahasa via install L, hanya versi ultimate dan enterprise yang bisa begitu. Doushimashoka..    Sebagai Indonesiajin yang pantang menyerah kalau masalah beginian, the search continues dan akhirnya jawabanpun ditemukan.

Untuk mengubah bahasa windows vista atau windows 7 kita bisa pakai language pack, buat yang versi windowsnya ngga mendukung LP, kita pakai program tambahan yang gratis (terima kasih buat codernya) namanya vistalizer. Di website resminya juga ada step bys step cara install LPnya, sederhana banget. Secara simpel, langkahnya :

  1. Cari tau windows kita versi apa SP1/SP2 tus 32 atau 64 bit, caranya : dari start cari my computer –> klik kanan my computer –> properties. Yang susahnya ya baca katakana mana yang ” my computer ” . Muncullah info windows, untuk kasus pink vaio, vista home premium SP1, 64 bit.
  2. Kalau windowsnya belum SP1 atau SP2, update dulu jadi SP1/SP2 pakai windows updater :
    • dari start menu –> all program  –> windows update
    • di panel kiri cari “check for update
    • klik “available update” trus pilih  Service Pack for Microsoft‌ Windows (KB936330)  ini SP1, install
    • kalau file SP1 ngga ada di list artinya perlu install update sebelumnya, install update yang ada di kategori “recomended” atau ” important
    • Ini nih enaknya kalau pakai windows original, gampang update🙂
  3. download Language Pack sesuai versi windows, jangan salah download soalnya nggak akan jalan pas diverifikasi.
  4. download program vistalizernya
  5. download update LP sesuai versi windows (ada 2 file), filenya ada di situs vistalizer
  6. OK kita mulai operasinya :
  • jalanin vistalizer, nanti dia nanya LP mana yang mau di install, pilih LP yang kita unduh tadi
  • biarin jalan, setelah selesai klik tombol bawah “update”
  • pilih salah satu update yang kita udah download, tunggu sampai selesai
  • klik lagi update, pilih update satunya lagi, tunggu sampai selesai
  • dan… selesai !! restart dan whala !!  pink vaio now speaks english !
  • selanjutnya tinggal ke control panel, set regional setting sama keyboard.

Setelah  setting wifi, alhamdulillah semuanya beres dan hari ini diakhiri dengan Tanjim-san memeluk saya, “ thank you ashari-san” dramatis banget deh. Saya belajar banyak hal juga nih hari ini dan lumayan PD kalau ternyata suatu saat nanti ditakdirkan bersanding dengan laptop dari jepang. Semoga berjodoh dengan laptop jepang yang seksi, cerdas, tangguh, dan yang pastinya : yasui , kalau bisa gratis🙂

Ini website resmi vistalizer :
http://www.froggie.sk/

Terima kasih sekali lagi buat codernya, misi duta Indonesia sebagai tukang servis komputer hari ini sukses. Yah turut mengharumkan nama bangsa dikitlah.. bantu-bantu timnas yang menang 3-2 atas korea🙂

ashari

The Handsome Math Teacher, TT 2012
Tukang Servis Komputer

Mohamad Ashari

6 comments on “Mengubah Bahasa Win Vista/7 Nihonggo Jadi English

  1. Christine Octo
    June 26, 2015

    wkwkwkwkwkwk.. bahasanya lucu.. kaya lagi ngebodor… salam kenal mas…

  2. adhy
    June 4, 2015

    maaf gan mau nanya,,kalau aspire one happy dari bahasa japan ke bahasa indonesia bisa tidak

  3. nana
    May 15, 2015

    Waah, masih di Jepang mas?

    Salam kenal anyway.

    Kemarin saya gamang tuh mau beli lenovo ThinkPad. Masalah ubah bahasa takut ngga keubah. Posisi di Jepang nya dimana mas? Mungkin bisa amal dengan membantu saya. Ha ha ha


        

  4. Lramadhaniaa
    March 15, 2015

    Hai tanya dunk,

    Kalau beli tablet (misal lenovo yoga 2) di jepang trus dibawa ke indonesia bisa dipakai ngga ya?

    thanks

    • Kang Ash
      March 15, 2015

      Kemungkinan besar bisa dipakai, HANYA harus di cek apakah dia bundling dengan operator seluler disana. Kalau bundling, defaultnya tidak bisa diganti simcard lain (kasusnya seperti hp smartfren yang harus simcard smartfren) harus diakali dengan beli chip atau di unlock.

      Intinya kemungkinan besar bisa, cuma lebih baik tanya dulu pas beli apa bisa internaaional.

  5. Gilig Guru
    October 19, 2013

    If you write this in English, many other foreign people (gaijin) will thank you!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 13, 2013 by in Mohamad Ashari, Tips and 'how to' and tagged , , , .
TT 2013 Returning HomeMarch 25th, 2015
Jalan-jalan, makan-makan, foto-foto... Eh, Lulus!!!
TT 2014 Returning HomeMarch 30th, 2016
We will always cherish the lesson you have thought us

Kategori Artikel

Arsip

%d bloggers like this: