Teacher Training To Japan

ONE HEART, ONE SPIRIT, TO INSPIRE

Salju

Image

Hampir 28 tahun yang lalu, saya mengamati gambar Gunung Fuji, di kalender. Hehe, iya, cukup di kalender, saat itu, tema kalendernya tentang Jepang, kumpulan gambarnya bersamaan dengan gambar taman, kuil, dan kolam ikan koi.

Mungkin, pada saat itulah saya mulai mengenal kosa kata “salju”. Melihat tumpukan salju di puncak gunung fuji, putih, bersama dengan rangkaian bunga sakura. Saat itu, mungkin, adalah saat dimana saya sedang giat-giatnya belajar membaca a i  u e o. Hasilnya?

Karena mencoba mencari tulisan yang ada di kalender, Saya menjadi paham betul, bahwa dalam tampilan foto di kalender, akan tertera lokasi pengambilan foto. Maka dari situlah, saya mampu mengenali, bila ada gambar gunung tinggi menjulang,berikut tumpukan es diatasnya, dengan corak sakura disampingnya, itu pasti Gunung Fuji.

Sederhana kan? meski pasti kemudian kamu akan menyanggah, “Gunung di Jepang bukan Fuji aja kalee?”..iya iya..sanggahan diterima. Kemudian, saya mengenal tambahan kosa kata “salju” dari film Oshin. Entah mengapa, dari drama yang saya tidak tahu cerita terakhirnya, (maklumlah, menonton dorama saat itu, mengandalkan tampilan program TV nasional, dan entah mengapa, sang stasiun televisi tidak melanjutkan si Oshin kembali tayang, saya sudah duduk manis di depan tv 14 inchi pun, Oshin tak kunjung tiba), justru dari drama inilah, saya melihat bagaimana salju turun. Ternyata salju itu turunnya dari langit, cara berpikir ilmiahnya sederhana banget, ini kan pikirannya anak kelas 1 SD, jadi sanggahan ditolak..xixixi

Image

Saya selalu bermimpi untuk bisa melihat salju, terutama mungkin karena saya membayangkan tumpukan salju bisa dijadikan es krim. Ide itu muncul di era akhir 80an. Keinginan saya untuk melihat salju di era 90an, adalah karena saya ingin berfoto dengan latar belakang salju nya Gunung Fujiyama. Kalaupun ide ini berkembang di era akhir 2000an adalah karena keinginan di era 80an telah berubah menjadi tumpukan bola salju besar yang mewarnai mimpi-mimpi saya. Semuanya campur aduk, ingin bisa melanjutkan sekolah, ingin punya pengalaman di negeri orang, ingin memperbaiki perekonomian diri sendiri, ingin mengobati hati yang patah.🙂

Salju memang tidak bisa dijadikan es krim, pun Gunung Fujiyama ternyata kadar saljunya sudah mengalami penurunan akibat pemanasan global. Bahkan salju itu secara ilmiah, hanya akan ditemukan di 2 kondisi, daerah dengan ketinggian lebih dari 4000meter (Jadi kalau ingin melihat salju, gak mesti ke Gunung Fuji toh, cukup puncak Jayawijaya).

Kondisi berikutnya, salju itu akan turun di wilayah dengan lintang 45-90 derajat, baik lintang Utara, maupun selatan. Jadi, mau di utara, ataupun selatan, kalau sudah lewat dari 45derajat, pasti masuk kategori negara 4 musim, dimana salah satu musimnya adalah musim dingin.

Lantas….

Tumpukan bola salju dalam mimpi-mimpi saya pun, mencair….

Image

Memulai mimpi untuk melihat salju, memasang anak tangga satu persatu untuk meraih mimpi, membuat saya kembali meyakini “sesuatu” yang sempat saya buang (dikala depresi akibat tak mampu  meraih apa yang saya inginkan), Impian itu sifatnya sepanjang hayat-maka dari itu, tetaplah semangat!

Menulis ini setelah mendapati salju awal tahun 2013 di balkon kamar International House, Hiroshima University.

About ni_lasha

Hai,aku nilasha. Tukang nulis, terutama saat kerjaan numpuk. Pelariannya adalah menulis. Pas menengok kerjaan yang masih menumpuk, kembali melarikan diri untuk menulis. Aku terobsesi menjadi populer, untuk novel yang belum terbukukan, untuk buku yang masih di awang-awang dan untuk puisi galau yang bersinergis dengan nuansa alam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 14, 2013 by in Nissa Maulia, Pokoknya Cerita!.
TT 2013 Returning HomeMarch 25th, 2015
Jalan-jalan, makan-makan, foto-foto... Eh, Lulus!!!
TT 2014 Returning HomeMarch 30th, 2016
We will always cherish the lesson you have thought us

Kategori Artikel

Arsip

%d bloggers like this: