Teacher Training To Japan

ONE HEART, ONE SPIRIT, TO INSPIRE

Disini dan Disana

Saya tadi habis memulung panci, wajan, piring, sendok, dll. di sini rice-cooker, kursi, rak, piring, gelas, dll yang tdk terpakai adalah sampah. dari situ, saya ingin menulis beberapa hal yang berbeda dari situasi di lingkungan kita. Dengan suasana kangen sambel tumpang pasar beran, dan legen tuban, nih sebagian yang bisa saya list:

  1. Di sini pegawai pemerintah gak ada yang pake seragam (korpri, batik, darma wanita, dll). tapi kerjanya luaarr biasa. performance is considered from the work, nek di lingkungan saya rasanya kok kita banyakan seragam ya? (sekedar tanya dot com)
  2. di sini jika ada orang mau nyebrang, mobil berhenti. di indonesia, ada orang mobil lewat and kita nyebrang, siap2 mendengar klakson dengan nada do titik tiga di atasnya dengan durasi 15 detik..
  3. di sini pegawai tak segan berlari ke rakyat yang sedang antri, lalu ia jongkok di bawah lututnya sambil menunjukkan form2 yang harus diisi (kayak saya tadi di kantor pos hokkudai). saya juga terheran2 ketika ada seorang nenek tua yang mengurus asuransi di balai kota, lalu dia ke antrian dengan kelupaan membawa tongkat jalannya yang kebetulan berada di bawah kaki saya (tapi saya tidak tahu). tiba-tiba seorang pegawai lelaki berlari mengambil dari jauh, mengambil tongkat itu, lalu dengan membungkukkan badan menyerahkannya ke nenek itu.
  4. saat pesawat mau take-off dari narita menuju sapporo, ada tiga petugas berdiri tegap di landasan. saat pesawat mulai bergerak, mereka mengantar pesawat kami dengan melambaikan tangan hingga pesawat kami benar2 lepas landas. namanya lupa saya, mungkin ‘okyuminasai’ atau apa gitu.. nek di bandara2 yang pernah saya singgahi, petugasnya kayak cuek aja gitu, seakan berkata ‘budhal2o konoh..
  5. air keran di kamar mandi kami dan di dapur langsung bisa diminum tanpa dimasak.
  6. wanita sini roknya pendek2 n semuanya pakai stocking gelap. anehnya, saya gak merasa ngapa-ngapain gitu, biasa aja. nek di ngawi, dah habis tuh mbak-mbak disantap anak-anak nongkrong di prapatan..
  7. anak-anak dan orang tua mendapat prioritas di kendaraan dan tempat2 umum. (jadi teringat duo fotokopi saya nih..)
  8. di sini gak ada sepeda motor. hanya ada sepeda onthel. tenang sekali suasananya… gak ada sing bleyer2an..

phoe
03-10-2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 10, 2012 by in phoe prehantoro, Pokoknya Cerita! and tagged , .
TT 2013 Returning HomeMarch 25th, 2015
Jalan-jalan, makan-makan, foto-foto... Eh, Lulus!!!
TT 2014 Returning HomeMarch 30th, 2016
We will always cherish the lesson you have thought us

Kategori Artikel

Arsip

%d bloggers like this: